Advertisement

  • Home
  • Dari Korban Bencana hingga Kandidat Doktor, Beasiswa NU Care-LazisNU Jadi Harapan Baru Mahasiswa Unusia

Dari Korban Bencana hingga Kandidat Doktor, Beasiswa NU Care-LazisNU Jadi Harapan Baru Mahasiswa Unusia

Melalui program NU Care Cerdas, LazisNU ingin memastikan akses pendidikan tetap terbuka bagi generasi

Muzakara.com, Jakarta — Di tengah tantangan ekonomi dan ketidakpastian biaya pendidikan, beasiswa bukan sekadar bantuan finansial. Bagi sebagian mahasiswa, beasiswa adalah penyelamat masa depan.
Hal itu tergambar dalam kegiatan Awarding Day Apresiasi Bakti Pendidikan yang digelar Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia bersama NU Care-LAZISNU di Aula Jakoeb Oetama, Kampus Unusia Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Salah satu penerima manfaat, Mutiara, mahasiswa semester dua Program Studi Ekonomi Syariah, mengaku bantuan pendidikan tersebut menjadi penopang utama keberlangsungan kuliahnya setelah terdampak bencana.

“Bantuan ini membuat saya tetap bisa melanjutkan pendidikan,” ujarnya haru.
Tidak hanya mahasiswa sarjana, program ini juga menjangkau mahasiswa doktoral. Yana Priyatna, mahasiswa Program Doktor Sejarah Peradaban Islam (SPI), menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan studi tepat waktu dan mengabdikan ilmu kepada masyarakat.

file 00000000dd6c71faab49755ab4bd829d

Plt Rektor Unusia, dr. Syahrizal Syarif, MPH., Ph.D., menilai program beasiswa NU Care-LazisNU telah memberikan dampak nyata bagi keberlanjutan pendidikan mahasiswa.

“Beasiswa ini bukan hanya bantuan dana, tetapi investasi masa depan bangsa,” katanya.

Melalui program NU Care Cerdas, LazisNU ingin memastikan akses pendidikan tetap terbuka bagi generasi muda, terutama mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi namun memiliki semangat belajar tinggi.

Artikel Terkait