Advertisement

  • Home
  • Atase Kebudayaan Kedubes Turkiye Untuk Indonesia Tekankan Dakwah Melalui Keteladanan dan Prestasi Akademik

Atase Kebudayaan Kedubes Turkiye Untuk Indonesia Tekankan Dakwah Melalui Keteladanan dan Prestasi Akademik

Hakikat seorang da’i bukan hanya menyampaikan ceramah, tetapi menghadirkan dakwah melalui sikap hidup, kedisiplinan,

Jakarta, Muzakara.com – Tokoh kebudayaan Turki di Indonesia, Jamal, menegaskan pentingnya dakwah melalui keteladanan, akhlak, dan prestasi akademik dalam sebuah forum yang dihadiri para ulama, ustaz, dan da’i.

Dalam penyampaiannya, Jamal menekankan bahwa seorang Muslim, khususnya para pelajar dan da’i, tidak cukup hanya mengejar pendidikan formal semata, tetapi juga harus mampu menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari.

“Bukan hanya mengambil jurusan kedokteran atau pendidikan tinggi lainnya, tetapi juga harus menjadi contoh yang baik dalam berpakaian, menjaga sholat, serta menjalankan ritual-ritual Islam yang mulai dilupakan,” Ujar Tokoh Kebudayaan Turki ini dalam agenda Halaqah Tokoh Dakwah Jakarta, Hotel Yuan Garden, Selasa, 19 Mei 2026

MG 1686 scaled

Ia menjelaskan bahwa hakikat seorang da’i bukan hanya menyampaikan ceramah, tetapi menghadirkan dakwah melalui sikap hidup, kedisiplinan, integritas, dan keberhasilan dalam bidang akademik maupun sosial.

Menurutnya, dakwah yang paling kuat adalah ketika umat Islam mampu menunjukkan kualitas diri yang unggul sekaligus tetap menjaga identitas dan nilai-nilai keislaman.

“Seorang da’i harus benar-benar berdakwah dengan menjadi contoh dalam kesuksesan akademik dan menjadi teladan melalui perilaku-perilaku Islam,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jamal juga mengingatkan pentingnya membangun generasi muda Muslim yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam akhlak, spiritualitas, dan komitmen terhadap ajaran Islam.

Ia berharap para da’i dan generasi muda Islam dapat menjadi wajah Islam yang moderat, berilmu, profesional, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.

Kegiatan tersebut berlangsung hangat dan penuh semangat ukhuwah, serta menjadi ruang silaturahmi dan pertukaran pengalaman antara tokoh dakwah Indonesia dan Turki dalam memperkuat nilai-nilai pendidikan, budaya, dan peradaban Islam.

Artikel Terkait